
Bisa saja dalam satu sisi seseorang punya kelebihan, tetapi tidak menutup kemungkinan dalam sisi lain dia lemah. Tak ada manusia yang sempurna. Selagi manusia tetap berusaha untuk menutupi kelemahan pribadi, pastilah ada jalan.
Cara Menyeimbangkan Derajad :
~ Jika belum mampu bertahajjud, maka hendaklah pada siang hari tidak berbuat maksiat
~ Jika belum mampu berpuasa seperti Nabi Daud AS, maka hendaklah tidak berbicara kecuali hanya yang benar
~ Jika belum mampu menunaikan / mencapai haji yang mabrur, maka hendaklah sering sholat berjamaah dengan mereka yang sholat tepat waktu
~ Jika ingin meraih derajad ahli ilmu padahal sadar kalau dirinya bodoh, maka hendaklah menjaga kebersihan hatinya dan jangan putus-putus berdzikrulloh
~ Barangsiapa ingin derajad seperti Abu Bakar RA (Lembut hati, zakat, infaq, shodaqoh), maka janganlah berhenti / bosan untuk mendoakan serta mengajak-ngajak orang lain berbuat baik dan mencintai pengajian (berdakwah bil-lisan dan atau bil-hal)
~ Jika ingin mendapatkan derajad ahli ibadah ('abid) tetapi belum sanggup maksimal beribadah. Maka hendaklah menghindari debat kusir, bertengkar, dan beselisih pendapat dengan sesama muslim. Dan damaikanlah mereka yang bertikai
~ Siapa saja yang ingin mati syahid tetapi tidak sanggup pergi ke medan perang atau tidak ada perang, maka hendaklah perangi dan kendalikan hawa nafsu dan memperjuangkan Islam dengan sungguh-sungguh. Dan jangan lupa memohon kepada Alloh SWT agar dimatikan dalam keadaan syahid walaupun hanya di tempat tidur
~ Barangsiapa ingin derajad seperti wali-wali Alloh, maka : berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana dirinya ingin orang lain berbuat baik kepadanya. Hiburlah mereka yang sakit dan menderita, Buatlah mereka tersenyum dan doakan mereka tanpa mereka mengetahuinya.
Demikianlah. Semoga Alloh SWT senantiasa membimbing kita ke jalan yang lurus, yaitu jalan yang diridhoi-Nya. Amin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Response to "Derajad Yang Hampir Seimbang"
Posting Komentar
Santun menulis gambaran pribadi berakhlakul karimah