
Setiap orang memiliki keinginan. Setiap orang memiliki masalah dalam hidupnya. Mukmin Sejati menyadari bahwa yang bisa mengabulkan segala keinginannya dan menyelesaikan segala permasalahannya hanyalah Alloh SWT saja. Tidak ada yang lain. Mukminin yang tidak mau berdoa dimasukkan pada golongan orang-orang yang sombong. Padahal, sedikit saja ada benih kesombongan di dalam hati, surga akan menolaknya. Alloh SWT sangat senang mendengar doa dari hamba-hamba-Nya. Setiap doa yang dipanjatkan dijamin pasti akan dikabulkan.
Syarat dan Tata cara berdoa
1----> Iman yang benar .
2----> Keinginan yang kuat untuk mengikuti segala perintah dan menjauhi laranganNYA semata mencari keridhoanNya.
3----> Optimis, berketetapan hati, menanamkan keyakinan dalam diri bahwa Alloh SWT akan mengabulkan doa anda. Selalu berprasangka baik kepada Alloh SWT.
4----> Istiqomah, terus menerus berdoa tanpa bosan sampai Alloh SWT mengabulkan doa anda.
5----> Tetap berdoa dalam semua keadaaan (susah dan senang)
6----> Untuk doa yang dilakukan selamanya, pilihlah kata-kata yang luas dan padat isinya, yang mengumpulkan berbagai macam keinginan. Misalnya :
Robbana aatina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina 'azaa bannar (Ya Tuhan kami berilah kepada kami kebahagiaan hidup di dunia dan kebahagiaan hidup di akhirat. Dan hindarilah kami dari azab neraka.)
Ihdinash shirotol mustaqiim (tunjukilah kami ke jalan yang lurus).
7----> Dahului doa dengan bersyukur atas segala berkah, karunia dan nikmat yang telah dirasakan kini dan masa silam.
8----> Membuka hati, terus terang dan jujur mengakui bahwa hanya dengan Rahmat-Nya sajalah dapat dicapai apa yang diinginkan.
9----> Dahului doa dengan memohon sesuatu yang mesti diterima oleh Alloh SWT. Misalnya : Ya Alloh, majukanlah Islam dan wujudkanlah syareat Islam di muka bumi ini. barulah kemudian memohonkan keinginan lita.
10---> Karena manusia tidak luiput dari noda dan dosa maka dahulukanlah doa dengan permohonan ampun (Istighfar). Misalnya dengan ucapan : Robbighfirlii Warhamni Wa anta khoirur Rohimiin. (Ya tuhanku, ampunilah hamba dan kasihanilah hamba dan Engkaulah sebaik-baik yang mengasihani). La ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntum minadzholimiin (Tiada Tuhan selain Engaku, Maha Suci Engkau, sesungguhnya hamba ini dzholim)
11---> Berusaha mati-matian memperbaiki dan meningkatkan ibadah dan akhlak sehari-hari. Sesungguhnya Alloh SWT senantiasa mengabulkan doa Al Muttaqien, yaitu orang-orang yang memelihara diri dari amal-amal buruk dan fikiran-fikiran jahat.
Perlu juga diketahui 4 Sifat Penerimaan Doa oleh Alloh SWT dan Watu-waktu yang mustajab bila berdoa :
1. Doa dikabulkan di dunia ini juga.
2. Doa dibalas di akhirat nanti
3. Doa dikabulkan di dunia dan sekaligus di akhirat.
4. Doa dikabulkan di dunia ini juga dengan diganti berupa yang lebih luhur sifatnya. Misalnya seseorang berdoa memohon rezeki berupa uang cash, kemudian Alloh SWT mengabulkan doanya dengan memberikan kepadanya semangat untuk bekerja.
Waktu-Waktu Mustajabul Du'a :
1. Sepertiga malam yang terakhir (sehabis sholat tahajjud)
2. Pada waktu sujud yang terakhir pada sholat-sholat Wajib.
3. Setelah sholat wajib.
4. Di antara dua khutbah jum'at.
5. Pada waktu didzholimi orang lain
6. Pada waktu mendapatkan nikmat
7. Pada waktu mendapatkan musibah berupa penyakit dll
8. Pada saat sedang berjihad.
9. Sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan terutama malam-malam yang ganjil.
Demikianlah. Tulisan ini hanya bermanfaat jika dipraktekkan. Semoga Alloh SWT memberi kekuatan dan kemampuan kepada kita semua. Amiiin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 Response to "Berdoalah kepadaKU niscaya AKU kabulkan !"
Posting Komentar
Santun menulis gambaran pribadi berakhlakul karimah